NUSANTARAVERSEArsip

NUSANTARAVERSE | BRIEF PAGI | 12 Oktober 2026

Merawat Pantai, Menjalani Kepedulian

Dari perjalanan semesta, memahami Nusantara.

Poster ilustrasi resmi menyusul. Artikel ini telah disetujui redaksi.

Berita dan konteks

Pada Minggu, 11 Oktober 2026, sekitar 300 santri Pondok Pesantren Darul Qur’an Wal Irsyad Wonosari melakukan kegiatan membersihkan Pantai Sepanjang, Kalurahan Kemadang, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Menurut laporan ANTARA yang diterbitkan pukul 13.46 WIB, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober.

Para santri mengumpulkan sampah yang ditemukan di kawasan pantai. Kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga kebersihan tempat wisata, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran tentang tanggung jawab terhadap lingkungan.

Pihak pesantren menyebut kepedulian terhadap alam sebagai bagian dari kesalehan ekologis. Melalui kegiatan langsung, para santri diajak memahami bahwa nilai yang dipelajari dapat hadir dalam tindakan sehari-hari.

Refleksi kehidupan

Pantai sering menjadi tempat manusia datang untuk menikmati keindahan alam. Namun, di balik pemandangan yang indah, selalu ada kebutuhan untuk merawatnya.

Sampah yang tertinggal menunjukkan bahwa kehidupan manusia dan keadaan lingkungan saling berhubungan.

Pada hari itu, sekelompok santri memilih hadir bukan hanya sebagai pengunjung, melainkan sebagai orang-orang yang ikut bekerja menjaga ruang bersama.

Tindakan membersihkan pantai mungkin tidak menyelesaikan seluruh persoalan sampah. Pengelolaan yang berkelanjutan tetap membutuhkan kebiasaan masyarakat, fasilitas, serta tanggung jawab berbagai pihak.

Tetapi dari kegiatan sederhana itu, ada kenyataan yang bisa dibaca.

Pendidikan tidak hanya berlangsung melalui pelajaran dan penjelasan. Ia juga hidup ketika nilai yang dipahami menemukan tempat dalam tindakan.

Bagi sebagian orang, kepedulian tumbuh dari keyakinan agama. Bagi yang lain, ia mungkin berangkat dari pengalaman, pengetahuan, atau rasa memiliki terhadap tempat tinggalnya.

Jalan manusia dapat berbeda. Namun, pantai yang dibersihkan hari ini tetap menjadi ruang kehidupan yang digunakan bersama.

Merawat lingkungan bukan hanya pekerjaan sesaat. Ia bagian dari cara manusia menjalani hubungan dengan alam dan sesamanya.

Sumber

ANTARA Yogyakarta, 11 Oktober 2026

Poster resmi masih dalam proses pemasangan; tidak ada foto liputan yang diklaim untuk artikel ini.

NUSANTARAVERSE | Dari perjalanan semesta, memahami Nusantara. | Supported by YDBN

← Kembali ke beranda

Kontak Redaksi & Kolaborasi

DARBECOIN@gmail.com

Satu pintu komunikasi Darbeverse, Nusantaraverse, dan YDBN.